Ribuan warga yang berasal Kecamatan Botumoito, Dulupi, Paguyaman, serta Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo diungsikan, karena bencana banjir yang melanda daerah tersebut.
Koordinator Taruna Siaga Bencana Provinsi Gorontalo, Tuti Pratama
mengatakan, bahwa berdasarkan data sementara yang ada, saat ini jumlah
warga yang mengungsi akibat banjir di Kabupaten Boalemo adalah 2947
jiwa.
Selain itu juga kata dia, untuk sementara pihaknya baru memastikan bahwa akibat banjir yang melanda daerah itu, ada 24 unit rumah milik warga yang hanyut.
Selain itu juga kata dia, untuk sementara pihaknya baru memastikan bahwa akibat banjir yang melanda daerah itu, ada 24 unit rumah milik warga yang hanyut.
Sementara 49 rumah warga lainnya dalam kondisi rusak berat akibat diterjang oleh arus banjir.
"Saat ini kami sedang melengkapi data korban, serta kerugian akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Boalemo," Kata Tuti, Kamis (30/6).
Tuti mengatakan, pihaknya sudah menyediakan tenda-tenda darurat untuk dijadikan tempat tinggal sementara bagi para pengungsi.
Selain itu, pihaknya juga telah membangun dapur umum guna menyediakan keperluan makan dan minum untuk para pengungsi.
"Saat ini kami sedang melengkapi data korban, serta kerugian akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Boalemo," Kata Tuti, Kamis (30/6).
Tuti mengatakan, pihaknya sudah menyediakan tenda-tenda darurat untuk dijadikan tempat tinggal sementara bagi para pengungsi.
Selain itu, pihaknya juga telah membangun dapur umum guna menyediakan keperluan makan dan minum untuk para pengungsi.
"Kami juga telah menyediakan selimut bagi mereka," Ujar Tuti.
Dia mengatakan, pihaknya telah menyediakan dua tangki air bersih yang bisa dipakai untuk sementara waktu, baik untuk keperluan memasak maupun mandi serta mencuci.
Dia menjelaskan, 1 tangki air bersih akan di gunakan di dapur umum pada lokasi tenda pengungsian, sementara satunya lagi dibagikan ke seluruh warga yang tidak mau meninggalkan rumahnya.
Dia mengatakan, pihaknya telah menyediakan dua tangki air bersih yang bisa dipakai untuk sementara waktu, baik untuk keperluan memasak maupun mandi serta mencuci.
Dia menjelaskan, 1 tangki air bersih akan di gunakan di dapur umum pada lokasi tenda pengungsian, sementara satunya lagi dibagikan ke seluruh warga yang tidak mau meninggalkan rumahnya.
Lintas Gorontalo

